Baca Al-Quran dan Terjemahan Lengkap. Yuk Lihat x

Baca Al Qur'an Digital hanya di AppNgaji

Juz 23 Al-Qur'an Latin & Terjemahannya Lengkap, Yuk Ngaji?

  1. ۞ وَمَا أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِ مِن بَعْدِهِ مِن جُندٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ Wa maaa anzalnaa 'alaa qawmihee mim ba'dihee min jundim minas-samaaa'i wa maa kunnaa munzileen Dan setelah dia (meninggal), Kami tidak menurunkan suatu pasukan pun dari langit kepada kaumnya, dan Kami tidak perlu menurunkannya. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-28
  2. إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَامِدُونَ In kaanat illaa saihatanw waahidatan fa-izaa hum khaamidoon Tidak ada siksaan terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka mati. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-29
  3. يَا حَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ Yaa hasratan 'alal 'ibaad; maa yaateehim mir Rasoolin illaa kaanoo bihee yastahzi 'oon Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, setiap datang seorang rasul kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-30
  4. أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ Alam yaraw kam ahlak naa qablahum minal qurooni annahum ilaihim laa yarji'oon Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan. Orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tidak ada yang kembali kepada mereka. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-31
  5. وَإِن كُلٌّ لَّمَّا جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ Wa in kullul lammaa jamee'ul-ladainaa muhdaroon Dan setiap (umat), semuanya akan dihadapkan kepada Kami. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-32
  6. وَآيَةٌ لَّهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ Wa Aayatul lahumul ardul maitatu ahyainaahaa wa akhrajnaa minhaa habban faminhu yaakuloon Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus). Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari (biji-bijian) itu mereka makan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-33
  7. وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ Wa ja'alnaa feehaa jannaatim min nakheelinw wa a'naabinw wa fajjarnaa feeha minal 'uyoon Dan Kami jadikan padanya di bumi itu kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air, Surat Yasin | Tafsir ayat ke-34
  8. لِيَأْكُلُوا مِن ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ Liyaakuloo min samarihee wa maa 'amilat-hu aideehim; afalaa yashkuroon agar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil usaha tangan mereka. Maka mengapa mereka tidak bersyukur? Surat Yasin | Tafsir ayat ke-35
  9. سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ Subhaanal lazee khalaqal azwaaja kullahaa mimmaa tumbitul ardu wa min anfusihim wa mimmaa laa ya'lamoon Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-36
  10. وَآيَةٌ لَّهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ Wa Aayatul lahumul lailu naslakhu minhun nahaara fa-izaa hum muzlimoon Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari (malam) itu, maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan, Surat Yasin | Tafsir ayat ke-37
  11. وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ Wash-shamsu tajree limustaqarril lahaa; zaalika taqdeerul 'Azeezil Aleem dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-38
  12. وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ Walqamara qaddarnaahu manaazila hattaa 'aada kal'ur joonil qadeem Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-39
  13. لَا الشَّمْسُ يَنبَغِي لَهَا أَن تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ Lash shamsu yambaghee lahaaa an tudrikal qamara wa lal lailu saabiqun nahaar; wa kullun fee falaki yasbahoon Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-40
  14. وَآيَةٌ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ Wa Aayatul lahum annaa hamalnaa zurriyatahum fil fulkil mashhoon Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan, Surat Yasin | Tafsir ayat ke-41
  15. وَخَلَقْنَا لَهُم مِّن مِّثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَ Wa khalaqnaa lahum mim-mislihee maa yarkaboon dan Kami ciptakan (juga) untuk mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-42
  16. وَإِن نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنقَذُونَ Wa in nashaa nughriqhum falaa sareekha lahum wa laa hum yunqazoon Dan jika Kami menghendaki, Kami tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan, Surat Yasin | Tafsir ayat ke-43
  17. إِلَّا رَحْمَةً مِّنَّا وَمَتَاعًا إِلَىٰ حِينٍ Illaa rahmatam minnaa wa mataa'an ilaa heen melainkan (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai waktu tertentu. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-44
  18. وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّقُوا مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ Wa izaa qeela lahumuttaqoo maa baina aideekum wa maa khalfakum la'allakum turhamoon Dan apabila dikatakan kepada mereka, Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu (di dunia) dan azab yang akan datang (akhirat) agar kamu mendapat rahmat. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-45
  19. وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ آيَةٍ مِّنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ Wa maa taateehim min aayatim min ayataati Rabbihim illaa kaanoo 'anhaa mu'rideen Dan setiap kali suatu tanda dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, mereka selalu berpaling darinya. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-46
  20. وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَاءُ اللَّهُ أَطْعَمَهُ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ Wa izaa qeela lahum anfiqoo mimmaa razaqakumul laahu qaalal lazeena kafaroo lillazeena aamanooo anut'imu mal-law yashaaa'ul laahu at'amahooo in antum illaa fee dalaalim mubeen Dan apabila dikatakan kepada mereka, Infakkanlah sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadamu, orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman, Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki Dia akan memberinya makan? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-47
  21. وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ Wa yaqooloona mataa haazal wa'du in kuntum saadiqeen Dan mereka (orang-orang kafir) berkata, Kapan janji (hari berbangkit) itu (terjadi) jika kamu orang yang benar? Surat Yasin | Tafsir ayat ke-48
  22. مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ Maa yanzuroona illaa saihatanw waahidatan taa khuzuhum wa hum yakhissimoon Mereka hanya menunggu satu teriakan, yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-49
  23. فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَا إِلَىٰ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ Falaa yastatee'oona taw siyatanw-wa laaa ilaaa ahlihim yarji'oon Sehingga mereka tidak mampu membuat suatu wasiat dan mereka (juga) tidak dapat kembali kepada keluarganya. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-50
  24. وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ الْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ Wa nufikha fis-soori faizaa hum minal ajdaasi ilaa Rabbihim yansiloon Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-51
  25. قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَن بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ Qaaloo yaa wailanaa mam ba'asanaa mim marqadinaa; haaza maa wa'adar Rahmanu wa sadaqal mursaloon Mereka berkata, Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)? Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pengasih dan benarlah rasul-rasul(-Nya). Surat Yasin | Tafsir ayat ke-52
  26. إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ In kaanat illaa saihatanw waahidatan fa-izaa hum jamee'ul ladainaa muhdaroon Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab). Surat Yasin | Tafsir ayat ke-53
  27. فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ Fal-Yawma laa tuzlamu nafsun shai'anw-wa laa tujzawna illaa maa kuntum ta'maloon Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dan kamu tidak akan diberi balasan, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-54
  28. إِنَّ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ Inna Ashaabal jannatil Yawma fee shughulin faakihoon Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Surat Yasin | Tafsir ayat ke-55
  29. هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِئُونَ Hum wa azwaajuhum fee zilaalin 'alal araaa'iki muttaki'oon Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-56
  30. لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ Lahum feehaa faakiha tunw-wa lahum maa yadda'oon Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-57
  31. سَلَامٌ قَوْلًا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ Salaamun qawlam mir Rabbir Raheem (Kepada mereka dikatakan), Salam, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-58
  32. وَامْتَازُوا الْيَوْمَ أَيُّهَا الْمُجْرِمُونَ Wamtaazul Yawma ayyuhal mujrimoon Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir), Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai orang-orang yang berdosa! Surat Yasin | Tafsir ayat ke-59
  33. ۞ أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَن لَّا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ Alam a'had ilaikum yaa Baneee Aadama al-laa ta'budush Shaitaana innahoo lakum 'aduwwum mubeen Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi kamu, Surat Yasin | Tafsir ayat ke-60
  34. وَأَنِ اعْبُدُونِي ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ Wa ani'budoonee; haazaa Siraatum Mustaqeem dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-61
  35. وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ Wa laqad adalla minkum jibillan kaseeraa; afalam takoonoo ta'qiloon Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti? Surat Yasin | Tafsir ayat ke-62
  36. هَٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ Haazihee Jahannamul latee kuntum too'adoon Inilah (neraka) Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-63
  37. اصْلَوْهَا الْيَوْمَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ Islawhal Yawma bimaa kuntum takfuroon Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-64
  38. الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ Al-Yawma nakhtimu 'alaaa afwaahihim wa tukallimunaaa aideehim wa tashhadu arjuluhum bimaa kaanoo yaksiboon Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-65
  39. وَلَوْ نَشَاءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰ أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ Wa law nashaaa'u lata masna 'alaaa aiyunihim fasta baqus-siraata fa-annaa yubsiroon Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat? Surat Yasin | Tafsir ayat ke-66
  40. وَلَوْ نَشَاءُ لَمَسَخْنَاهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوا مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ Wa law nashaaa'u lamasakhnaahum 'alaa makaanatihim famas-tataa'oo mudiyyanw-wa laa yarji'oon Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami ubah bentuk mereka di tempat mereka berada; sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga tidak sanggup kembali. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-67
  41. وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ Wa man nu 'ammirhu nunakkishu fil-khalq; afalaa ya'qiloon Dan barangsiapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadian(nya). Maka mengapa mereka tidak mengerti? Surat Yasin | Tafsir ayat ke-68
  42. وَمَا عَلَّمْنَاهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنبَغِي لَهُ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُّبِينٌ Wa maa 'allamnaahush shi'ra wa maa yambaghee lah; in huwa illaa zikrunw-wa Qur-aanum mubeen Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah pantas baginya. Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang jelas, Surat Yasin | Tafsir ayat ke-69
  43. لِّيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَ Liyunzira man kaana haiyanw-wa yahiqqal qawlu 'alal-kaafireen agar dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar pasti ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-70
  44. أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا خَلَقْنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَا أَنْعَامًا فَهُمْ لَهَا مَالِكُونَ Awalam yaraw annaa khalaqnaa lahum mimmaa 'amilat aideenaaa an'aaman fahum lahaa maalikoon Dan tidakkah mereka melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya? Surat Yasin | Tafsir ayat ke-71
  45. وَذَلَّلْنَاهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ Wa zallalnaahaa lahum faminhaa rakoobuhum wa minhaa yaakuloon Dan Kami menundukkannya (hewan-hewan itu) untuk mereka; lalu sebagiannya untuk menjadi tunggangan mereka dan sebagian untuk mereka makan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-72
  46. وَلَهُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ Wa lahum feehaa manaa fi'u wa mashaarib; afalaa yashkuroon Dan mereka memperoleh berbagai manfaat dan minuman darinya. Maka mengapa mereka tidak bersyukur? Surat Yasin | Tafsir ayat ke-73
  47. وَاتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ آلِهَةً لَّعَلَّهُمْ يُنصَرُونَ Wattakhazoo min doonil laahi aalihatal la'allahum yunsaroon Dan mereka mengambil sesembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-74
  48. لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُندٌ مُّحْضَرُونَ Laa yastatee'oona nasrahum wa hum lahum jundum muhdaroon Mereka (sesembahan) itu tidak dapat menolong mereka; padahal mereka itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-75
  49. فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ Falaa yahzunka qawluhum; innaa na'lamu maa yusirroona wa maa yu'linoon Maka jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Muhammad) bersedih hati. Sungguh, Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-76
  50. أَوَلَمْ يَرَ الْإِنسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ Awalam yaral insaanu annaa khalaqnaahu min nutfatin fa-izaa huwa khaseemum mubeen Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata! Surat Yasin | Tafsir ayat ke-77
  51. وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَن يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ Wa daraba lanaa maslanw-wa nasiya khalqahoo qaala mai-yuhyil'izaama wa hiya rameem Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya; dia berkata, Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh? Surat Yasin | Tafsir ayat ke-78
  52. قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ Qul yuh yeehal lazeee ansha ahaaa awwala marrah; wa Huwa bikulli khalqin 'Aleem Katakanlah (Muhammad), Yang akan menghidupkannya ialah (Allah) yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk, Surat Yasin | Tafsir ayat ke-79
  53. الَّذِي جَعَلَ لَكُم مِّنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنتُم مِّنْهُ تُوقِدُونَ Allazee ja'ala lakum minash shajaril akhdari naaran fa-izaaa antum minhu tooqidoon yaitu (Allah) yang menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu nyalakan (api) dari kayu itu. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-80
  54. أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُم ۚ بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ Awa laisal lazee khalaqas samaawaati wal arda biqaadirin 'alaaa ai-yakhluqa mislahum; balaa wa Huwal Khallaaqul 'Aleem Dan bukankah (Allah) yang menciptakan langit dan bumi, mampu menciptakan kembali yang serupa itu (jasad mereka yang sudah hancur itu)? Benar, dan Dia Maha Pencipta, Maha Mengetahui. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-81
  55. إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَن يَقُولَ لَهُ كُن فَيَكُونُ Innamaa amruhooo izaaa araada shai'an ai-yaqoola lahoo kun fa-yakoon Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, Jadilah! Maka jadilah sesuatu itu. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-82
  56. فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ Fa Subhaanal lazee biyadihee malakootu kulli shai-inw-wa ilaihi turja'oon Maka Mahasuci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu dikembalikan. Surat Yasin | Tafsir ayat ke-83
  57. Surat As-Saffat

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

  58. وَالصَّافَّاتِ صَفًّا Wassaaaffaati saffaa Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-1
  59. فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا Fazzaajiraati zajraa demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-2
  60. فَالتَّالِيَاتِ ذِكْرًا Fattaaliyaati Zikra demi (rombongan) yang membacakan peringatan, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-3
  61. إِنَّ إِلَٰهَكُمْ لَوَاحِدٌ Inna Illaahakum la Waahid sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-4
  62. رَّبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِ Rabbus samaawaati wal ardi wa maa bainahumaa wa Rabbul mashaariq Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-5
  63. إِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِزِينَةٍ الْكَوَاكِبِ Innaa zaiyannas samaaa 'ad dunyaa bizeenatinil kawaakib Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-6
  64. وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ Wa hifzam min kulli Shaitaanim maarid Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-7
  65. لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى الْمَلَإِ الْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍ Laa yassamma 'oona ilal mala il a'alaa wa yuqzafoona min kulli jaanib mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-8
  66. دُحُورًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ Duhooranw wa lahum 'azaabunw waasib untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-9
  67. إِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ ثَاقِبٌ Illaa man khatifal khatfata fa atba'ahoo shihaabun saaqib kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-10
  68. فَاسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَا ۚ إِنَّا خَلَقْنَاهُم مِّن طِينٍ لَّازِبٍ Fastaftihim ahum ashaddu khalqan am man khalaqnaa; innaa khalaqnaahum min teenil laazib Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu? Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-11
  69. بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ Bal'ajibta wa yaskharoon Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-12
  70. وَإِذَا ذُكِّرُوا لَا يَذْكُرُونَ Wa izaa zukkiroo laa yazkuroon Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-13
  71. وَإِذَا رَأَوْا آيَةً يَسْتَسْخِرُونَ Wa izaa ra aw Aayatinw yastaskhiroon Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokkan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-14
  72. وَقَالُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ Wa qaalooo in haazaa illaa sihrum mubeen Dan mereka berkata, Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-15
  73. أَإِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَإِنَّا لَمَبْعُوثُونَ 'A-izaa mitnaa wa kunnaa turaabanw wa 'izaaman 'ainnaa lamab'oosoon Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-16
  74. أَوَآبَاؤُنَا الْأَوَّلُونَ Awa aabaa'unal awwaloon dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-17
  75. قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَاخِرُونَ Qul na'am wa antum daakhiroon Katakanlah (Muhammad), Ya, dan kamu akan terhina. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-18
  76. فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ Fa innamaa hiya zajra tunw waahidatun fa izaa hum yanzuroon Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-19
  77. وَقَالُوا يَا وَيْلَنَا هَٰذَا يَوْمُ الدِّينِ Qa qaaloo yaa wailanaa haazaa Yawmud-Deen Dan mereka berkata, Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-20
  78. هَٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِي كُنتُم بِهِ تُكَذِّبُونَ Haazaa Yawmul Faslil lazee kuntum bihee tukaziboon Inilah hari keputusan yang dahulu kamu dustakan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-21
  79. ۞ احْشُرُوا الَّذِينَ ظَلَمُوا وَأَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوا يَعْبُدُونَ Uhshurul lazeena zalamoo wa azwaajahum wa maa kaanoo ya'budoon (Diperintahkan kepada malaikat), Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-22
  80. مِن دُونِ اللَّهِ فَاهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَاطِ الْجَحِيمِ Min doonil laahi fahdoohum ilaa siraatil Jaheem selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-23
  81. وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُم مَّسْئُولُونَ Wa qifoohum innahum mas'ooloon Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-24
  82. مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ Maa lakum laa tanaasaroon Mengapa kamu tidak tolong-menolong? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-25
  83. بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ Bal humul Yawma mustaslimoon Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-26
  84. وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ Wa aqbala ba'duhum 'alaa ba'diny yatasaaa'aloon Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-27
  85. قَالُوا إِنَّكُمْ كُنتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ الْيَمِينِ Qaalooo innakum kuntum taatoonanaa 'anil yameen Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-28
  86. قَالُوا بَل لَّمْ تَكُونُوا مُؤْمِنِينَ Qaaloo bal lam takoonoo mu'mineen (Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, (Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-29
  87. وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُم مِّن سُلْطَانٍ ۖ بَلْ كُنتُمْ قَوْمًا طَاغِينَ Wa maa kaana lanaa 'alaikum min sultaanim bal kuntum qawman taagheen sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-30
  88. فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَا ۖ إِنَّا لَذَائِقُونَ Fahaqqa 'alainaa qawlu Rabbinaaa innaa lazaaa'iqoon Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-31
  89. فَأَغْوَيْنَاكُمْ إِنَّا كُنَّا غَاوِينَ Fa aghwainaakum innaa kunnaa ghaaween Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-32
  90. فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍ فِي الْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ Fa innahum Yawma'izin fil'azaabi mushtarikoon Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-33
  91. إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِينَ Innaa kazaalika naf'alu bil mujrimeen Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-34
  92. إِنَّهُمْ كَانُوا إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ Innahum kaanooo izaa qeela lahum laaa ilaaha illal laahu yastakbiroon Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, La ilaha illallah (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-35
  93. وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونٍ Wa yaqooloona a'innaa lataarikooo aalihatinaa lishaa'irim majnoon dan mereka berkata, Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-36
  94. بَلْ جَاءَ بِالْحَقِّ وَصَدَّقَ الْمُرْسَلِينَ bal jaaa'a bilhaqqi wa saddaqal mursaleen Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-37
  95. إِنَّكُمْ لَذَائِقُو الْعَذَابِ الْأَلِيمِ Innakum lazaaa'iqul 'azaabil aleem Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-38
  96. وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ Wa maa tujzawna illaa maa kuntum ta'maloon Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-39
  97. إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Illaa 'ibaadal laahil mukhlaseen tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa), Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-40
  98. أُولَٰئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُومٌ Ulaaa'ika lahum rizqum ma'loom mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-41
  99. فَوَاكِهُ ۖ وَهُم مُّكْرَمُونَ Fa waakihu wa hum mukramoon (yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-42
  100. فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ Fee jannaatin Na'eem di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-43
  101. عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَابِلِينَ 'Alaa sururim mutaqaa bileen (mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-44
  102. يُطَافُ عَلَيْهِم بِكَأْسٍ مِّن مَّعِينٍ Yutaafu 'alaihim bikaasim mim ma'een Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi air) dari mata air (surga), Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-45
  103. بَيْضَاءَ لَذَّةٍ لِّلشَّارِبِينَ Baidaaa'a laz zatil lish shaaribeen (warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-46
  104. لَا فِيهَا غَوْلٌ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنزَفُونَ Laa feehaa ghawlunw wa laa hum 'anhaa yunzafoon Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-47
  105. وَعِندَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ عِينٌ Wa 'indahum qaasiraatut tarfi 'een Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-48
  106. كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُونٌ Ka annahunna baidum maknoon seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-49
  107. فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ Fa aqbala ba'duhum 'alaa badiny yatasaaa 'aloon Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-50
  108. قَالَ قَائِلٌ مِّنْهُمْ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٌ Qaala qaaa'ilum minhum innee kaana lee qareen Berkatalah salah seorang di antara mereka, Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-51
  109. يَقُولُ أَإِنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِينَ Yaqoolu a'innnaka laminal musaddiqeen yang berkata, Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-52
  110. أَإِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَإِنَّا لَمَدِينُونَ 'A-izaa mitnaa wa kunnaa turaabanw wa 'izaaman 'ainnaa lamadeenoon Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-53
  111. قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ Qaala hal antum muttali'oon Dia berkata, Maukah kamu meninjau (temanku itu)? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-54
  112. فَاطَّلَعَ فَرَآهُ فِي سَوَاءِ الْجَحِيمِ Fattala'a fara aahu fee sawaaa'il Jaheem Maka dia meninjaunya, lalu dia melihat (teman)nya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-55
  113. قَالَ تَاللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرْدِينِ Qaala tallaahi in kitta laturdeen Dia berkata, Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-56
  114. وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّي لَكُنتُ مِنَ الْمُحْضَرِينَ Wa law laa ni'matu Rabbee lakuntu minal muhdareen dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-57
  115. أَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِينَ Afamaa nahnu bimaiyiteen Maka apakah kita tidak akan mati? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-58
  116. إِلَّا مَوْتَتَنَا الْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ Illa mawtatanal oola wa maa nahnu bimu'azzabeen Kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-59
  117. إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ Inna haazaa falya'ma lil'aamiloon Sungguh, ini benar-benar kemenangan yang agung. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-60
  118. لِمِثْلِ هَٰذَا فَلْيَعْمَلِ الْعَامِلُونَ Limisli haaza falya'ma lil 'aamiloon Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-61
  119. أَذَٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا أَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّومِ Azaalika khairun nuzulan am shajaratuz Zaqqom Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-62
  120. إِنَّا جَعَلْنَاهَا فِتْنَةً لِّلظَّالِمِينَ Innaa ja'alnaahaa fitnatal lizzaalimeen Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zalim. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-63
  121. إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِي أَصْلِ الْجَحِيمِ Innahaa shajaratun takhruju feee aslil Jaheem Sungguh, itu adalah pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-64
  122. طَلْعُهَا كَأَنَّهُ رُءُوسُ الشَّيَاطِينِ Tal'uhaa ka annahoo ru'oosush Shayaateen Mayangnya seperti kepala-kepala setan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-65
  123. فَإِنَّهُمْ لَآكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ Fa innahum la aakiloona minhaa famaali'oona minhal butoon Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-66
  124. ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيمٍ Summa inna lahum 'alaihaa lashawbam min hameem Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-67
  125. ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى الْجَحِيمِ Summa inna marji'ahum la ilal Jaheem Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-68
  126. إِنَّهُمْ أَلْفَوْا آبَاءَهُمْ ضَالِّينَ Innahum alfaw aabaaa'ahum daaalleen Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-69
  127. فَهُمْ عَلَىٰ آثَارِهِمْ يُهْرَعُونَ Fahum 'alaa aasaarihim yuhra'oon lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-70
  128. وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ الْأَوَّلِينَ Wa laqad dalla qablahum aksarul awwaleen Dan sungguh, sebelum mereka (Suku Quraisy), telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-71
  129. وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ Wa laqad arsalnaa feehim munzireen dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-72
  130. فَانظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنذَرِينَ Fanzur kaifa kaana 'aaqibatul munzareen Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-73
  131. إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Illaa 'ibaadal laahil mukhlaseen kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-74
  132. وَلَقَدْ نَادَانَا نُوحٌ فَلَنِعْمَ الْمُجِيبُونَ Wa laqad naadaanaa Noohun falani'mal mujeeboon Dan sungguh, Nuh telah berdoa kepada Kami, maka sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-75
  133. وَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ Wa jajainaahu wa ahlahoo minal karbil 'azeem Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-76
  134. وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُ هُمُ الْبَاقِينَ Wa ja'alnaa zurriyyatahoo hummul baaqeen Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-77
  135. وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ Wa taraknaa 'alaihi fil aakhireen Dan Kami abadikan untuk Nuh (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian; Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-78
  136. سَلَامٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ Salaamun 'alaa Noohin fil 'aalameen Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-79
  137. إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Innaa kazaalika najzil muhsineen Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-80
  138. إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ Innahoo min 'ibaadinal mu'mineen Sungguh, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-81
  139. ثُمَّ أَغْرَقْنَا الْآخَرِينَ Summa aghraqnal aakhareen Kemudian Kami tenggelamkan yang lain. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-82
  140. ۞ وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِ لَإِبْرَاهِيمَ Wa ina min shee'atihee la Ibraaheem Dan sungguh, Ibrahim termasuk golongannya (Nuh). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-83
  141. إِذْ جَاءَ رَبَّهُ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ Iz jaaa'a Rabbahoo bi qalbin saleem (Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-84
  142. إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَاذَا تَعْبُدُونَ Iz qaala li abeehi wa qawmihee maazaa ta'budoon (ingatlah) ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, Apakah yang kamu sembah itu? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-85
  143. أَئِفْكًا آلِهَةً دُونَ اللَّهِ تُرِيدُونَ A'ifkan aalihatan doonal laahi tureedoon Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-86
  144. فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ الْعَالَمِينَ Famaa zannukum bi Rabbil'aalameen Maka bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan seluruh alam? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-87
  145. فَنَظَرَ نَظْرَةً فِي النُّجُومِ Fanazara nazratan finnujoom Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-88
  146. فَقَالَ إِنِّي سَقِيمٌ Faqaala inee saqeem kemudian dia (Ibrahim) berkata, Sesungguhnya aku sakit. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-89
  147. فَتَوَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِينَ Fatawallaw 'anhu mudbireen Lalu mereka berpaling dari dia dan pergi meninggalkannya. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-90
  148. فَرَاغَ إِلَىٰ آلِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ Faraagha ilaaa aalihatihim faqaala alaa taakuloon Kemudian dia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu dia berkata, Mengapa kamu tidak makan? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-91
  149. مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ Maa lakum laa tantiqoon Mengapa kamu tidak menjawab? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-92
  150. فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًا بِالْيَمِينِ Faraagha 'alaihim darbam bilyameen Lalu dihadapinya (berhala-berhala) itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-93
  151. فَأَقْبَلُوا إِلَيْهِ يَزِفُّونَ Fa aqbalooo ilaihi yaziffoon Kemudian mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-94
  152. قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ Qaala ata'budoona maa tanhitoon Dia (Ibrahim) berkata, Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-95
  153. وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ Wallaahu khalaqakum wa maa ta'maloon Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-96
  154. قَالُوا ابْنُوا لَهُ بُنْيَانًا فَأَلْقُوهُ فِي الْجَحِيمِ Qaalub noo lahoo bun yaanan fa alqoohu fil jaheem Mereka berkata, Buatlah bangunan (perapian) untuknya (membakar Ibrahim); lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-97
  155. فَأَرَادُوا بِهِ كَيْدًا فَجَعَلْنَاهُمُ الْأَسْفَلِينَ Fa araadoo bihee kaidan faja 'alnaahumul asfaleen Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-98
  156. وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهْدِينِ Wa qaala innee zaahibun ilaa Rabbee sa yahdeen Dan dia (Ibrahim) berkata, Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-99
  157. رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ Rabbi hab lee minas saaliheen Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-100
  158. فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ Fabashsharnaahu bighulaamin haleem Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-101
  159. فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِن شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ Falamma balagha ma'a hus sa'ya qaala yaa buniya inneee araa fil manaami anneee azbahuka fanzur maazaa taraa; qaala yaaa abatif 'al maa tu'maru satajidunee in shaaa'allaahu minas saabireen Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu! Dia (Ismail) menjawab, Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-102
  160. فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ Falammaaa aslamaa wa tallahoo liljabeen Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (untuk melaksanakan perintah Allah). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-103
  161. وَنَادَيْنَاهُ أَن يَا إِبْرَاهِيمُ Wa naadainaahu ai yaaaa Ibraheem Lalu Kami panggil dia, Wahai Ibrahim! Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-104
  162. قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا ۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Qad saddaqtar ru'yaa; innaa kazaalika najzil muhsineen sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu. Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-105
  163. إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ Inna haazaa lahuwal balaaa'ul mubeen Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-106
  164. وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ Wa fadainaahu bizibhin 'azeem Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-107
  165. وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ Wa taraknaa 'alaihi fil aakhireen Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-108
  166. سَلَامٌ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ Salaamun 'alaaa Ibraaheem Selamat sejahtera bagi Ibrahim. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-109
  167. كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Kazaalika najzil muhsineen Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-110
  168. إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ Innahoo min 'ibaadinal mu'mineen Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-111
  169. وَبَشَّرْنَاهُ بِإِسْحَاقَ نَبِيًّا مِّنَ الصَّالِحِينَ Wa bashsharnaahu bi Ishaaqa Nabiyayam minas saaliheen Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-112
  170. وَبَارَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰ إِسْحَاقَ ۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ مُبِينٌ Wa baaraknaa 'alaihi wa 'alaaa Ishaaq; wa min zurriyya tihimaa muhsinunw wa zaalimul linafshihee mubeen Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-113
  171. وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَارُونَ Wa laqad mananna alaa Moosaa wa Haaroon Dan sungguh, Kami telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-114
  172. وَنَجَّيْنَاهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ Wa najjainaahumaa wa qawmahumaa minal karbil 'azeem Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-115
  173. وَنَصَرْنَاهُمْ فَكَانُوا هُمُ الْغَالِبِينَ Wa nasarnaahum fakaanoo humul ghaalibeen dan Kami tolong mereka, sehingga jadilah mereka orang-orang yang menang. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-116
  174. وَآتَيْنَاهُمَا الْكِتَابَ الْمُسْتَبِينَ Wa aatainaahumal Kitaabal mustabeen Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-117
  175. وَهَدَيْنَاهُمَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ Wa hadainaahumus Siraatal Mustaqeem dan Kami tunjukkan keduanya jalan yang lurus. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-118
  176. وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِي الْآخِرِينَ Wa taraknaa 'alaihimaa fil aakhireen Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-119
  177. سَلَامٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَارُونَ Salaamun 'alaa Moosaa wa Haaroon Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-120
  178. إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Innaa kazaalika najzil muhsineen Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-121
  179. إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ Innahumaa min 'ibaadinal mu'mineen Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-122
  180. وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ Wa inna Ilyaasa laminal mursaleen Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-123
  181. إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَلَا تَتَّقُونَ Iz qaala liqawmiheee alaa tattaqoon (Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, Mengapa kamu tidak bertakwa? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-124
  182. أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ الْخَالِقِينَ Atad'oona Ba'lanw wa tazaroona ahsanal khaaliqeen Patutkah kamu menyembah Ba’l dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik pencipta. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-125
  183. اللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ Allaaha Rabbakum wa Rabba aabaaa'ikumul awwaleen (Yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-126
  184. فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ Fakazzaboohu fa inna hum lamuhdaroon Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka), Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-127
  185. إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Illaa 'ibaadal laahil mukhlaseen kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa), Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-128
  186. وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ Wa taraknaa 'alaihi fil aakhireen Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-129
  187. سَلَامٌ عَلَىٰ إِلْ يَاسِينَ Salaamun 'alaaa Ilyaaseen Selamat sejahtera bagi Ilyas. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-130
  188. إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Innaa kazaalika najzil muhsineen Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-131
  189. إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ Innahoo min 'ibaadinal mu'mineen Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-132
  190. وَإِنَّ لُوطًا لَّمِنَ الْمُرْسَلِينَ Wa inna Lootal laminal mursaleen Dan sungguh, Lut benar-benar termasuk salah seorang rasul. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-133
  191. إِذْ نَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ Iz najjainaahu wa ahlahooo ajma'een (Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-134
  192. إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ Illaa 'ajoozan fil ghaabireen kecuali seorang perempuan tua (istrinya) bersama-sama orang yang tinggal (di kota). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-135
  193. ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ Summa dammarnal aakhareen Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-136
  194. وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِم مُّصْبِحِينَ Wa innakum latamurroona 'alaihim musbiheen Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-137
  195. وَبِاللَّيْلِ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ Wa billail; afalaa ta'qiloon dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-138
  196. وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ Wa inna Yoonusa laminal mursaleen Dan sungguh, Yunus benar-benar termasuk salah seorang rasul, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-139
  197. إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ Iz abaqa ilal fulkil mash hoon (ingatlah) ketika dia lari, ke kapal yang penuh muatan, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-140
  198. فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ Fasaahama fakaana minal mudhadeen kemudian dia ikut diundi ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-141
  199. فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ Faltaqamahul hootu wa huwa muleem Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-142
  200. فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ Falaw laaa annahoo kaana minal musabbiheen Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-143
  201. لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ Lalabisa fee batniheee ilaa Yawmi yub'asoon niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari kebangkitan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-144
  202. ۞ فَنَبَذْنَاهُ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ سَقِيمٌ Fanabaznaahu bil'araaa'i wa huwa saqeem Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-145
  203. وَأَنبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّن يَقْطِينٍ Wa ambatnaa 'alaihi shajaratam mai yaqteen Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-146
  204. وَأَرْسَلْنَاهُ إِلَىٰ مِائَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ Wa arsalnaahu ilaa mi'ati alfin aw yazeedoon Dan Kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-147
  205. فَآمَنُوا فَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَىٰ حِينٍ Fa aamanoo famatta' naahum ilaa heen sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-148
  206. فَاسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُونَ Fastaftihim ali Rabbikal banaatu wa lahumul banoon Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah), Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-149
  207. أَمْ خَلَقْنَا الْمَلَائِكَةَ إِنَاثًا وَهُمْ شَاهِدُونَ Am khalaqnal malaaa'i kata inaasanw wa hm shaahidoon atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-150
  208. أَلَا إِنَّهُم مِّنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ Alaaa innahum min ifkihim la yaqooloon Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-151
  209. وَلَدَ اللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ Waladal laahu wa innhum lakaaziboon Allah mempunyai anak. Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-152
  210. أَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِينَ Astafal banaati 'alal baneen apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-153
  211. مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ Maa lakum kaifa tahkumoon Mengapa kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-154
  212. أَفَلَا تَذَكَّرُونَ Afalaa tazakkaroon Maka mengapa kamu tidak memikirkan? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-155
  213. أَمْ لَكُمْ سُلْطَانٌ مُّبِينٌ Am lakum sultaanum mubeen Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-156
  214. فَأْتُوا بِكِتَابِكُمْ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ Faatoo bi Kitaabikum in kuntum saadiqeen (Kalau begitu) maka bawalah kitabmu jika kamu orang yang benar. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-157
  215. وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ Wa ja'aloo bainahoo wa bainal jinnati nasabaa; wa laqad 'alimatil jinnatu innahum lamuhdaroon Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka), Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-158
  216. سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ Subhaanal laahi 'ammaa yasifoon Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-159
  217. إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Illaa 'ibaadal laahil mukhlaseen kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-160
  218. فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ Fa innakum wa maa ta'ubdoon Maka sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-161
  219. مَا أَنتُمْ عَلَيْهِ بِفَاتِنِينَ Maaa antum 'alaihi befaaatineen tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-162
  220. إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ الْجَحِيمِ Illaa man huwa saalil jaheem kecuali orang-orang yang akan masuk ke neraka Jahim. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-163
  221. وَمَا مِنَّا إِلَّا لَهُ مَقَامٌ مَّعْلُومٌ Wa maa minnasa illaa lahoo maqaamum ma'loom Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing mempunyai kedudukan tertentu, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-164
  222. وَإِنَّا لَنَحْنُ الصَّافُّونَ Wa innaa llanah nus saaffoon dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-165
  223. وَإِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُونَ Wa innaa lanah nul musabbihoon Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-166
  224. وَإِن كَانُوا لَيَقُولُونَ Wa in kaanoo la yaqooloon Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekah) benar-benar pernah berkata, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-167
  225. لَوْ أَنَّ عِندَنَا ذِكْرًا مِّنَ الْأَوَّلِينَ Law anna 'indana zikram minal awwaleen Sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-168
  226. لَكُنَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ Lakunna 'ibaadal laahil mukhlaseen tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-169
  227. فَكَفَرُوا بِهِ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ Fakafaroo bihee fasawfa ya'lamoon Tetapi ternyata mereka mengingkarinya (Al-Qur'an); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-170
  228. وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِينَ Wa laqad sabaqat Kalimatunaa li'ibaadinal mursa leen Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-171
  229. إِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنصُورُونَ Innaa hum lahumul mansooroon (yaitu) mereka itu pasti akan mendapat pertolongan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-172
  230. وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ الْغَالِبُونَ Wa inna jundana lahumul ghaaliboon Dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-173
  231. فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ Fatawalla 'anhum hatta heen Maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu, Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-174
  232. وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ Wa absirhum fasawfa yubsiroon dan perlihatkanlah kepada mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-175
  233. أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ Afabi'azaabinaa yasta'jiloon Maka apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan? Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-176
  234. فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنذَرِينَ Fa izaa nazala bisaahatihim fasaaa'a sabaahul munzareen Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan itu. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-177
  235. وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ Wa tawalla 'anhum hattaa heen Dan berpalinglah engkau dari mereka sampai waktu tertentu. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-178
  236. وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ Wa absir fasawfa yubsiroon Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu). Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-179
  237. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ Subhaana Rabbika Rabbil 'izzati 'amma yasifoon Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-180
  238. وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ Wa salaamun 'alalmursaleen Dan selamat sejahtera bagi para rasul. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-181
  239. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ Walhamdu lillaahi Rabbil 'aalameen Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam. Surat As-Saffat | Tafsir ayat ke-182
  240. Surat Sad

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

  241. ص ۚ وَالْقُرْآنِ ذِي الذِّكْرِ Saaad; wal-Qur-aani ziz zikr Shad, demi Al-Qur'an yang mengandung peringatan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-1
  242. بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ Balil lazeena kafaroo fee 'izzatilnw wa shiqaaq Tetapi orang-orang yang kafir (berada) dalam kesombongan dan permusuhan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-2
  243. كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّن قَرْنٍ فَنَادَوا وَّلَاتَ حِينَ مَنَاصٍ Kam ahlaknaa min qablihim min qarnin fanaadaw wa laata heena manaas Betapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri. Surat Sad | Tafsir ayat ke-3
  244. وَعَجِبُوا أَن جَاءَهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ ۖ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَٰذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ Wa 'ajibooo an jaaa'a hum munzirum minhum wa qaalal kaafiroona haazaa saahirun kazzaab Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata, Orang ini adalah pesihir yang banyak berdusta. Surat Sad | Tafsir ayat ke-4
  245. أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ Aja'alal aalihata Ilaahanw Waahidan inna haazaa lashai'un 'ujaab Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja? Sungguh, ini benar-benar sesuatu yang sangat mengherankan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-5
  246. وَانطَلَقَ الْمَلَأُ مِنْهُمْ أَنِ امْشُوا وَاصْبِرُوا عَلَىٰ آلِهَتِكُمْ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ يُرَادُ Wantalaqal mala-u minhum anim shoo wasbiroo 'alaaa aalihatikum innna haazaa lashai 'uny yuraad Lalu pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata), Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki. Surat Sad | Tafsir ayat ke-6
  247. مَا سَمِعْنَا بِهَٰذَا فِي الْمِلَّةِ الْآخِرَةِ إِنْ هَٰذَا إِلَّا اخْتِلَاقٌ Maa sami'naa bihaazaa fil millatil aakhirati in haazaaa illakh tilaaq Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir; ini (mengesakan Allah), tidak lain hanyalah (dusta) yang diada-adakan, Surat Sad | Tafsir ayat ke-7
  248. أَأُنزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِن بَيْنِنَا ۚ بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِّن ذِكْرِي ۖ بَل لَّمَّا يَذُوقُوا عَذَابِ 'A-unzila 'alaihiz zikru mim baininaa; bal hum fee shakkim min Zikree bal lammaa yazooqoo 'azaab mengapa Al-Qur'an itu diturunkan kepada dia di antara kita? Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap Al-Qur'an-Ku, tetapi mereka belum merasakan azab(-Ku). Surat Sad | Tafsir ayat ke-8
  249. أَمْ عِندَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيزِ الْوَهَّابِ Am'indahum khazaaa 'inu rahmati Rabbikal 'Azeezil Wahhab Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Mahaperkasa, Maha Pemberi?] Surat Sad | Tafsir ayat ke-9
  250. أَمْ لَهُم مُّلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ فَلْيَرْتَقُوا فِي الْأَسْبَابِ Am lahum mulkus samaawaati wal ardi wa maa bainahumaa falyartaqoo fil asbaab Atau apakah mereka mempunyai kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya? (Jika ada), maka biarlah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit). Surat Sad | Tafsir ayat ke-10
  251. جُندٌ مَّا هُنَالِكَ مَهْزُومٌ مِّنَ الْأَحْزَابِ Jundum maa hunaalika mahzoomum minal Ahzaab (Mereka itu) kelompok besar bala tentara yang berada di sana yang akan dikalahkan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-11
  252. كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِ Kazzabat qablahum qawmu Lootinw-wa 'Aadunw wa Fir'awnu zul awtaad Sebelum mereka itu, kaum Nuh, ‘Ad dan Fir’aun yang mempunyai bala tentara yang banyak, juga telah mendustakan (rasul-rasul), Surat Sad | Tafsir ayat ke-12
  253. وَثَمُودُ وَقَوْمُ لُوطٍ وَأَصْحَابُ الْأَيْكَةِ ۚ أُولَٰئِكَ الْأَحْزَابُ Wa Samoodu wa qawmu Lootinw wa Ashaabul 'Aykah; ulaaa'ikal Ahzaab dan (begitu juga) Samud, kaum Lut dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul). Surat Sad | Tafsir ayat ke-13
  254. إِن كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ In kullun illaa kazzabar Rusula fahaqqa 'iqaab Semua mereka itu mendustakan rasul-rasul, maka pantas mereka merasakan azab-Ku. Surat Sad | Tafsir ayat ke-14
  255. وَمَا يَنظُرُ هَٰؤُلَاءِ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً مَّا لَهَا مِن فَوَاقٍ Wa maa yanzuru haaa ulaaa'i illaa saihatanw waahidatam maa lahaa min fawaaq Dan sebenarnya yang mereka tunggu adalah satu teriakan saja, yang tidak ada selanya. Surat Sad | Tafsir ayat ke-15
  256. وَقَالُوا رَبَّنَا عَجِّل لَّنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ الْحِسَابِ Wa qaaloo Rabbanaa 'ajjil lanaa qittanaa qabla Yawmil Hisaab Dan mereka berkata, Ya Tuhan kami, segerakanlah azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari perhitungan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-16
  257. اصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَاذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُودَ ذَا الْأَيْدِ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ Isbir 'alaa maa yaqooloona wazkur 'abdanaa Daawooda zal aidi aidi innahooo awwaab Bersabarlah atas apa yang mereka katakan; dan ingatlah akan hamba Kami Dawud yang mempunyai kekuatan; sungguh dia sangat taat (kepada Allah). Surat Sad | Tafsir ayat ke-17
  258. إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ Innaa sakhkharnal jibaala ma'ahoo yusabbihna bil'ashaiyi wal ishraaq Sungguh, Kamilah yang menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Dawud) pada waktu petang dan pagi, Surat Sad | Tafsir ayat ke-18
  259. وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً ۖ كُلٌّ لَّهُ أَوَّابٌ Wattayra mahshoorah; kullul lahooo awwaab dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masing sangat taat (kepada Allah). Surat Sad | Tafsir ayat ke-19
  260. وَشَدَدْنَا مُلْكَهُ وَآتَيْنَاهُ الْحِكْمَةَ وَفَصْلَ الْخِطَابِ Wa shadadnaa mulkahoo wa aatainaahul Hikmata wa faslal khitaab Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan hikmah kepadanya serta kebijaksanaan dalam memutuskan perkara. Surat Sad | Tafsir ayat ke-20
  261. ۞ وَهَلْ أَتَاكَ نَبَأُ الْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا الْمِحْرَابَ Wa hal ataaka naba'ul khasm; iz tasawwarul mihraab Dan apakah telah sampai kepadamu berita orang-orang yang berselisih ketika mereka memanjat dinding mihrab? Surat Sad | Tafsir ayat ke-21
  262. إِذْ دَخَلُوا عَلَىٰ دَاوُودَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ ۖ قَالُوا لَا تَخَفْ ۖ خَصْمَانِ بَغَىٰ بَعْضُنَا عَلَىٰ بَعْضٍ فَاحْكُم بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَاهْدِنَا إِلَىٰ سَوَاءِ الصِّرَاطِ Iz dakhaloo 'alaa Daawooda fafazi'a minhum qaaloo la takhaf khasmaani baghaa ba'dunaa 'alaa ba'din fahkum bainanaaa bilhaqqi wa laa tushtit wahdinaaa ilaa Sawaaa'is Siraat ketika mereka masuk menemui Dawud lalu dia terkejut karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata, Janganlah takut! (Kami) berdua sedang berselisih, sebagian dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan di antara kami secara adil dan janganlah menyimpang dari kebenaran serta tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Surat Sad | Tafsir ayat ke-22
  263. إِنَّ هَٰذَا أَخِي لَهُ تِسْعٌ وَتِسْعُونَ نَعْجَةً وَلِيَ نَعْجَةٌ وَاحِدَةٌ فَقَالَ أَكْفِلْنِيهَا وَعَزَّنِي فِي الْخِطَابِ Inna haazaaa akhee lahoo tis'unw wa tis'oona na'jatanw wa liya na'jatunw waahidah; faqaala akfilneeha wa 'azzanee filkhitaab Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja, lalu dia berkata, Serahkanlah (kambingmu) itu kepadaku! Dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-23
  264. قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِ ۖ وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ الْخُلَطَاءِ لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَّا هُمْ ۗ وَظَنَّ دَاوُودُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ ۩ Qaala laqad zalamaka bisu 'aali na'jatika ilaa ni'aajihee wa inna kaseeram minal khulataaa'i la-yabghee ba'duhum 'alaa ba'din illal lazeena aamanoo wa 'amilus saalihaati wa qaleehum maa hum; wa zanna Daawoodu annamaa fatannaahu fastaghrara Rabbahoo wa kharra raaki'anw wa anaab Dia (Dawud) berkata, Sungguh, dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk (ditambahkan) kepada kambingnya. Memang banyak di antara orang-orang yang bersekutu itu berbuat zalim kepada yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; dan hanya sedikitlah mereka yang begitu. Dan Dawud menduga bahwa Kami mengujinya; maka dia memohon ampunan kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertobat. Surat Sad | Tafsir ayat ke-24
  265. فَغَفَرْنَا لَهُ ذَٰلِكَ ۖ وَإِنَّ لَهُ عِندَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَآبٍ Faghafarnaa lahoo zaalik; wa inna lahoo 'indanaa lazulfaa wa husna ma aab Lalu Kami mengampuni (kesalahannya) itu. Dan sungguh, dia mempunyai kedudukan yang benar-benar dekat di sisi Kami dan tempat kembali yang baik. Surat Sad | Tafsir ayat ke-25
  266. يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ Yaa Daawoodu innaa ja'alnaaka khaleefatan fil ardi fahkum bainan naasi bilhaqqi wa laa tattabi'il hawaa fayudillaka 'an sabeelil laah; innal lazeena yadilloona 'an sabeelil laah; lahum 'azaabun shadeedum bimaa nasoo Yawmal Hisaab (Allah berfirman), Wahai Dawud! Sesungguhnya engkau Kami jadikan khalifah (penguasa) di bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu, karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sungguh, orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-26
  267. وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ Wa ma khalaqnas samaaa'a wal arda wa maa bainahumaa baatilaa; zaalika zannul lazeena kafaroo; fawi lul lillazeena kafaroo minan Naar Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan sia-sia. Itu anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang yang kafir itu karena mereka akan masuk neraka. Surat Sad | Tafsir ayat ke-27
  268. أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ Am naj'alul lazeena aamanoo wa 'amilus saalihaati kalmufisdeena fil ardi am naj'alul muttaqeena kalfujjaar Pantaskah Kami memperlakukan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi? Atau pantaskah Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang jahat? Surat Sad | Tafsir ayat ke-28
  269. كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ Kitaabun anzalnaahu ilaika mubaarakul liyaddabbarooo Aayaatihee wa liyatazakkara ulul albaab Kitab (Al-Qur'an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran. Surat Sad | Tafsir ayat ke-29
  270. وَوَهَبْنَا لِدَاوُودَ سُلَيْمَانَ ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ Wa wahabnaa li Daawooda Sulaimaan; ni'mal 'abd; innahoo awwaab Dan kepada Dawud Kami karuniakan (anak bernama) Sulaiman; dia adalah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah). Surat Sad | Tafsir ayat ke-30
  271. إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِالْعَشِيِّ الصَّافِنَاتُ الْجِيَادُ Iz 'urida 'alaihi bil'ashiy yis saafinaatul jiyaad (Ingatlah) ketika pada suatu sore dipertunjukkan kepadanya (kuda-kuda) yang jinak, (tetapi) sangat cepat larinya, Surat Sad | Tafsir ayat ke-31
  272. فَقَالَ إِنِّي أَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَن ذِكْرِ رَبِّي حَتَّىٰ تَوَارَتْ بِالْحِجَابِ Faqaala inneee ahbabtu hubbal khairi 'an zikri Rabbee hattaa tawaarat bilhijaab maka dia berkata, Sesungguhnya aku menyukai segala yang baik (kuda), yang membuat aku ingat akan (kebesaran) Tuhanku, sampai matahari terbenam. Surat Sad | Tafsir ayat ke-32
  273. رُدُّوهَا عَلَيَّ ۖ فَطَفِقَ مَسْحًا بِالسُّوقِ وَالْأَعْنَاقِ Ruddoohaa 'alaiya fatafiqa masham bissooqi wal a'naaq Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku. Lalu dia mengusap-usap kaki dan leher kuda itu. Surat Sad | Tafsir ayat ke-33
  274. وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ Wa laqad fatannaa Sulaimaana wa alqainaa 'alaa kursiyyihee jasadan summa anaab Dan sungguh, Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat. Surat Sad | Tafsir ayat ke-34
  275. قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَّا يَنبَغِي لِأَحَدٍ مِّن بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ Qaala Rabbigh fir lee wa hab lee mulkal laa yambaghee li ahadim mim ba'de inaka Antal Wahhab Dia berkata, Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi. Surat Sad | Tafsir ayat ke-35
  276. فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَ Fasakhkharnaa lahur reeha tajree bi amrihee rukhaaa'an haisu asaab Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut perintahnya ke mana saja yang dikehendakinya, Surat Sad | Tafsir ayat ke-36
  277. وَالشَّيَاطِينَ كُلَّ بَنَّاءٍ وَغَوَّاصٍ Wash Shayaateena kulla bannaaa'inw wa ghawwaas dan (Kami tundukkan pula kepadanya) setan-setan, semuanya ahli bangunan dan penyelam, Surat Sad | Tafsir ayat ke-37
  278. وَآخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ Wa aakhareena muqarraneena fil asfaad dan (setan) yang lain yang terikat dalam belenggu. Surat Sad | Tafsir ayat ke-38
  279. هَٰذَا عَطَاؤُنَا فَامْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ Haazaa 'ataaa'unaa famnun aw amsik bighairi hisaab Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) tanpa perhitungan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-39
  280. وَإِنَّ لَهُ عِندَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَآبٍ Wa inna lahoo 'indanaa lazulfaa wa husna ma-aab Dan sungguh, dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. Surat Sad | Tafsir ayat ke-40
  281. وَاذْكُرْ عَبْدَنَا أَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ Wazkur 'abdanaaa Ayyoob; iz naada Rabbahooo annee massaniyash Shaitaanu binus binw wa 'azaab Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana. Surat Sad | Tafsir ayat ke-41
  282. ارْكُضْ بِرِجْلِكَ ۖ هَٰذَا مُغْتَسَلٌ بَارِدٌ وَشَرَابٌ Urkud birijlika haaza mughtasalum baaridunw wa sharaab Allah berfirman), Hentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum. Surat Sad | Tafsir ayat ke-42
  283. وَوَهَبْنَا لَهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنَّا وَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ Wa wahabnaa lahoo ahlahoo wa mislahum ma'ahum rahmatam minna wa zikraa li ulil albaab Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan Kami lipatgandakan jumlah mereka, sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat. Surat Sad | Tafsir ayat ke-43
  284. وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِب بِّهِ وَلَا تَحْنَثْ ۗ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا ۚ نِّعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ Wa khuz biyadika dighsan fadrib bihee wa laa tahnas, innaa wajadnaahu saabiraa; ni'mal 'abd; innahooo awwaab Dan ambillah seikat (rumput) dengan tanganmu, lalu pukullah dengan itu dan janganlah engkau melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah). Surat Sad | Tafsir ayat ke-44
  285. وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ أُولِي الْأَيْدِي وَالْأَبْصَارِ Wazkur 'ibaadanaaa Ibraaheema wa Is-haaqa wa Ya'qooba ulil-aydee walabsaar Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yakub yang mempunyai kekuatan-kekuatan yang besar dan ilmu-ilmu (yang tinggi). Surat Sad | Tafsir ayat ke-45
  286. إِنَّا أَخْلَصْنَاهُم بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِ Innaaa akhlasnaahum bi khaalisatin zikrad daar Sungguh, Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan) akhlak yang tinggi kepadanya yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Surat Sad | Tafsir ayat ke-46
  287. وَإِنَّهُمْ عِندَنَا لَمِنَ الْمُصْطَفَيْنَ الْأَخْيَارِ Wa innahum 'indanaa laminal mustafainal akhyaar Dan sungguh, di sisi Kami mereka termasuk orang-orang pilihan yang paling baik. Surat Sad | Tafsir ayat ke-47
  288. وَاذْكُرْ إِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَذَا الْكِفْلِ ۖ وَكُلٌّ مِّنَ الْأَخْيَارِ Wazkur Ismaa'eela wal Yasa'a wa Zal-Kifli wa kullum minal akhyaar Dan ingatlah Ismail, Ilyasa‘ dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik. Surat Sad | Tafsir ayat ke-48
  289. هَٰذَا ذِكْرٌ ۚ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍ Haazaa zikr; wa inna lilmuttaqeena lahusna ma aab Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) tempat kembali yang terbaik, Surat Sad | Tafsir ayat ke-49
  290. جَنَّاتِ عَدْنٍ مُّفَتَّحَةً لَّهُمُ الْأَبْوَابُ Jannaati 'adnim mufat tahatal lahumul abwaab (yaitu) surga ’Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka, Surat Sad | Tafsir ayat ke-50
  291. مُتَّكِئِينَ فِيهَا يَدْعُونَ فِيهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ وَشَرَابٍ Muttaki'eena feehaa yad'oona feehaa bifaakihatin kaseeratinw wa sharaab di dalamnya mereka bersandar (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman (di surga itu). Surat Sad | Tafsir ayat ke-51
  292. ۞ وَعِندَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ أَتْرَابٌ Wa 'indahum qaasiraatut tarfi atraab dan di samping mereka (ada bidadari-bidadari) yang redup pandangannya dan sebaya umurnya. Surat Sad | Tafsir ayat ke-52
  293. هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ Haaza maa too'odoona li Yawmil Hisaab Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari perhitungan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-53
  294. إِنَّ هَٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِن نَّفَادٍ Inna haazaa larizqunaa maa lahoo min nafaad Sungguh, inilah rezeki dari Kami yang tidak ada habis-habisnya. Surat Sad | Tafsir ayat ke-54
  295. هَٰذَا ۚ وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍ Haazaa; wa inna littaagheena lasharra ma-aab Beginilah (keadaan mereka). Dan sungguh, bagi orang-orang yang durhaka pasti (disediakan) tempat kembali yang buruk, Surat Sad | Tafsir ayat ke-55
  296. جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمِهَادُ Jahannama yaslawnahaa fai'sal mihaad (yaitu) neraka Jahanam yang mereka masuki; maka itulah seburuk-buruk tempat tinggal. Surat Sad | Tafsir ayat ke-56
  297. هَٰذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ Haazaa falyazooqoohu hameemunw wa ghassaaq Inilah (azab neraka), maka biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin, Surat Sad | Tafsir ayat ke-57
  298. وَآخَرُ مِن شَكْلِهِ أَزْوَاجٌ Wa aakharu min shak liheee azwaaj dan berbagai macam (azab) yang lain yang serupa itu. Surat Sad | Tafsir ayat ke-58
  299. هَٰذَا فَوْجٌ مُّقْتَحِمٌ مَّعَكُمْ ۖ لَا مَرْحَبًا بِهِمْ ۚ إِنَّهُمْ صَالُو النَّارِ Haazaa fawjum muqtahimum ma'akum laa marhabam bihim; innahum saalun Naar (Dikatakan kepada mereka), Ini rombongan besar (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka). Tidak ada ucapan selamat datang bagi mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka (kata pemimpin-pemimpin mereka). Surat Sad | Tafsir ayat ke-59
  300. قَالُوا بَلْ أَنتُمْ لَا مَرْحَبًا بِكُمْ ۖ أَنتُمْ قَدَّمْتُمُوهُ لَنَا ۖ فَبِئْسَ الْقَرَارُ Qaaloo bal antum laa marhabam bikum; antum qaddamtumoohu lanaa fabi'sal qaraar (Para pengikut mereka menjawab), Sebenarnya kamulah yang (lebih pan-tas) tidak menerima ucapan selamat datang, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab, maka itulah seburuk-buruk tempat menetap. Surat Sad | Tafsir ayat ke-60
  301. قَالُوا رَبَّنَا مَن قَدَّمَ لَنَا هَٰذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِي النَّارِ Qaaloo Rabbanaa man qaddama lanaa haaza fazidhu 'azaaban di'fan fin Naar Mereka berkata (lagi), Ya Tuhan kami, barangsiapa menjerumuskan kami ke dalam (azab) ini, maka tambahkanlah azab kepadanya dua kali lipat di dalam neraka. Surat Sad | Tafsir ayat ke-61
  302. وَقَالُوا مَا لَنَا لَا نَرَىٰ رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُم مِّنَ الْأَشْرَارِ Wa qaaloo ma lanaa laa naraa rijaalan kunnaa na'udduhum minal ashraar Dan (orang-orang durhaka) berkata, Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia) kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina). Surat Sad | Tafsir ayat ke-62
  303. أَتَّخَذْنَاهُمْ سِخْرِيًّا أَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ الْأَبْصَارُ Attakhaznaahum sikh riyyan am zaaghat 'anhumul absaar Dahulu kami menjadikan mereka olok-olokan, ataukah karena penglihatan kami yang tidak melihat mereka? Surat Sad | Tafsir ayat ke-63
  304. إِنَّ ذَٰلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ أَهْلِ النَّارِ Inna zaalika lahaqqun takhaasumu Ahlin Naar Sungguh, yang demikian benar-benar terjadi, (yaitu) pertengkaran di antara penghuni neraka. Surat Sad | Tafsir ayat ke-64
  305. قُلْ إِنَّمَا أَنَا مُنذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ Qul innamaaa ana munzirunw wa maa min ilaahim illal laahul Waahidul Qahhaar Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa, Surat Sad | Tafsir ayat ke-65
  306. رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ Rabbus samaawaati wal ardi wa maa bainahumal 'Azeezul Ghaffaar (yaitu) Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Mahaperkasa, Maha Pengampun. Surat Sad | Tafsir ayat ke-66
  307. قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌ Qul huwa naba'un 'azeem Katakanlah, Itu (Al-Qur'an) adalah berita besar, Surat Sad | Tafsir ayat ke-67
  308. أَنتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُونَ Antum 'anhu mu'ridoon yang kamu berpaling darinya. Surat Sad | Tafsir ayat ke-68
  309. مَا كَانَ لِيَ مِنْ عِلْمٍ بِالْمَلَإِ الْأَعْلَىٰ إِذْ يَخْتَصِمُونَ Maa kaana liya min 'ilmim bilmala il a'laaa iz yakhtasimoon Aku tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang al-mala’ul a’la (malaikat) itu ketika mereka berbantah-bantahan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-69
  310. إِن يُوحَىٰ إِلَيَّ إِلَّا أَنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُّبِينٌ Iny-yoohaaa ilaiya illaaa annnamaaa ana nazeerum mubeen Yang diwahyukan kepadaku, bahwa aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata. Surat Sad | Tafsir ayat ke-70
  311. إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِّن طِينٍ Iz qaala Rabbuka lilmalaaa'ikati innee khaaliqum basharam min teen (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Surat Sad | Tafsir ayat ke-71
  312. فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ Fa-iza sawwaituhoo wa nafakhtu feehi mir roohee faqa'oo lahoo saajideen Kemudian apabila telah Aku sempurnakan kejadiannya dan Aku tiupkan roh (ciptaan)-Ku kepadanya; maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya. Surat Sad | Tafsir ayat ke-72
  313. فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ Fasajadal malaaa'ikatu kulluhum ajma'oon Lalu para malaikat itu bersujud semuanya, Surat Sad | Tafsir ayat ke-73
  314. إِلَّا إِبْلِيسَ اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ Illaaa Iblees; istakbara wa kaana minal kaafireen kecuali Iblis; ia menyombongkan diri dan ia termasuk golongan yang kafir. Surat Sad | Tafsir ayat ke-74
  315. قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ Qaala yaaa Ibleesu maa man'aka an tasjuda limaa khalaqtu biyadai; astakbarta am kunta min 'aaleen (Allah) berfirman, Wahai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kekuasaan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri atau kamu (merasa) termasuk golongan yang (lebih) tinggi? Surat Sad | Tafsir ayat ke-75
  316. قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ ۖ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ Qaala ana khairum minah; khalaqtanee min naarinw wa khalaqtahoo min teen (Iblis) berkata, Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah. Surat Sad | Tafsir ayat ke-76
  317. قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ Qaala fakhruj minhaa fainnaka rajeem (Allah) berfirman, Kalau begitu keluarlah kamu dari surga! Sesungguhnya kamu adalah makhluk yang terkutuk. Surat Sad | Tafsir ayat ke-77
  318. وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ Wa inna 'alaika la'nateee ilaa Yawmid Deen Dan sungguh, kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-78
  319. قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ Qaala Rabbi fa anzirneee ilaa Yawmi yub'asoon (Iblis) berkata, Ya Tuhanku, tangguhkanlah aku sampai pada hari mereka dibangkitkan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-79
  320. قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنظَرِينَ Qaala fa innaka minal munzareen (Allah) berfirman, Maka sesungguhnya kamu termasuk golongan yang diberi penangguhan, Surat Sad | Tafsir ayat ke-80
  321. إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ Ilaa Yawmil waqtil ma'loom sampai pada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat). Surat Sad | Tafsir ayat ke-81
  322. قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ Qaala fabi'izzatika la ughwiyannahum ajma'een (Iblis) menjawab, Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, Surat Sad | Tafsir ayat ke-82
  323. إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ Illaa 'ibaadaka minhumul mukhlaseen kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka. Surat Sad | Tafsir ayat ke-83
  324. قَالَ فَالْحَقُّ وَالْحَقَّ أَقُولُ Qaala falhaqq, walhaqqa aqool (Allah) berfirman, Maka yang benar (adalah sumpahku), dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan. Surat Sad | Tafsir ayat ke-84
  325. لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكَ وَمِمَّن تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ La amla'annna Jahannama minka wa mimman tabi'aka minhum ajma'een Sungguh, Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan kamu dan dengan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya. Surat Sad | Tafsir ayat ke-85
  326. قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَ Qul maaa as'alukum 'alaihi min ajrinw wa maaa ana minal mutakallifeen Katakanlah (Muhammad), Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepadamu atasnya (dakwahku); dan aku bukanlah termasuk orang yang mengada-ada. Surat Sad | Tafsir ayat ke-86
  327. إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ In huwa illaa zikrul lil'aalameen (Al-Qur'an) ini tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh alam. Surat Sad | Tafsir ayat ke-87
  328. وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُ بَعْدَ حِينٍ Wa lata'lamunna naba ahoo ba'da heen Dan sungguh, kamu akan mengetahui (kebenaran) beritanya (Al-Qur'an) setelah beberapa waktu lagi. Surat Sad | Tafsir ayat ke-88
  329. Surat Az-Zumar

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

  330. تَنزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ Tanzeelul Kitaabi minal laahil 'Azeezil Hakeem Kitab (Al-Qur'an) ini diturunkan oleh Allah Yang Mahamulia, Mahabijaksana. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-1
  331. إِنَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ Innaaa anzalnaaa ilaikal Kitaaba bilhaqqi fa'budil laaha mukhlisal lahud deen Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-2
  332. أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ ۚ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ Alaa lillaahid deenul khaalis; wallazeenat takhazoo min dooniheee awliyaaa'a maa na'buduhum illaa liyuqar riboonaaa ilal laahi zulfaa; innal laaha yahkumu baina hum fee maa hum feehi yakhtalifoon; innal laaha laa yahdee man huwa kaazibun kaffaar Ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata), Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya. Sungguh, Allah akan memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta dan orang yang sangat ingkar. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-3
  333. لَّوْ أَرَادَ اللَّهُ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا لَّاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ سُبْحَانَهُ ۖ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ Law araadal laahu aiyattakhiza waladal lastafaa mimmaa yakhluqu maa yashaaa'; Subhaanahoo Huwal laahul Waahidul Qahhaar Sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang Dia kehendaki dari apa yang telah diciptakan-Nya. Mahasuci Dia. Dialah Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-4
  334. خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ Khalaqas samaawaati wal arda bilhaqq; yukawwirul laila 'alan nahaari wa yukawwirun nahaara 'alaal laili wa sakhkharash shamsa walqamara kulluny yajree li ajalim musammaa; alaa Huwal 'Azeezul Ghaffaar Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Mahamulia, Maha Pengampun. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-5
  335. خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم مِّنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۚ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِّن بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ Khalaqakum min nafsinw waahidatin summa ja'ala minhaa zawjahaa wa anzala lakum minal-an'aami samaani yata azwaaj; yakhuluqukum fee butooni ummahaatikum khalqam mim ba'di khalqin fee zulumaatin salaas; zaalikumul laahu Rabbukum lahul mulk; laaa ilaaha illaa Huwa fa annaa tusrafoon Dia menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) kemudian darinya Dia jadikan pasangannya dan Dia menurunkan delapan pasang hewan ternak untukmu. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang memiliki kerajaan. Tidak ada tuhan selain Dia; maka mengapa kamu dapat dipalingkan? Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-6
  336. إِن تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنكُمْ ۖ وَلَا يَرْضَىٰ لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ ۖ وَإِن تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ ۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُم مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ In takfuroo fa innal laaha ghaniyyun 'ankum; wa laa yardaa li'ibaadihil kufra wa in tashkuroo yardahu lakum; wa laa taziru waaziratunw wizra ukhraa; summa ilaa Rabikum marji'ukum fa-yunabbi'ukum bimaa kuntum ta'maloon; innahoo 'aleemum bizaatissudoor Jika kamu kafir (ketahuilah) maka sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu dan Dia tidak meridai kekafiran hamba-hamba-Nya. Jika kamu bersyukur, Dia meridai kesyukuranmu itu. Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sungguh, Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam dada(mu). Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-7
  337. ۞ وَإِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُ مُنِيبًا إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا خَوَّلَهُ نِعْمَةً مِّنْهُ نَسِيَ مَا كَانَ يَدْعُو إِلَيْهِ مِن قَبْلُ وَجَعَلَ لِلَّهِ أَندَادًا لِّيُضِلَّ عَن سَبِيلِهِ ۚ قُلْ تَمَتَّعْ بِكُفْرِكَ قَلِيلًا ۖ إِنَّكَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ Wa izaa massal insaana durrun da'aa Rabbahoo muneeban ilaihi summa izaa khawwalahoo ni'matam minhu nasiya maa kaana yad'ooo ilaihi min qablu wa ja'ala lillaahi andaadal liyudilla 'ansabeelih; qul tamatta' bikufrika qaleelan innaka min Ashaabin Naar; Dan apabila manusia ditimpa bencana, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali (taat) kepada-Nya; tetapi apabila Dia memberikan nikmat kepadanya dia lupa (akan bencana) yang pernah dia berdoa kepada Allah sebelum itu, dan diadakannya sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah, Bersenang-senanglah kamu dengan kekafiranmu itu untuk sementara waktu. Sungguh, kamu termasuk penghuni neraka. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-8
  338. أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ Amman huwa qaanitun aanaaa'al laili saajidanw wa qaaa'imai yahzarul Aakhirata wa yarjoo rahmata Rabbih; qul hal yastawil lazeena ya'lamoona wallazeena laa ya'lamoon; innamaa yatazakkaru ulul albaab (Apakah kamu orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-9
  339. قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ Qul yaa 'ibaadil lazeena aamanut taqoo Rabbakum; lillazeena ahsanoo fee haazihid dunyaa hasanah; wa ardul laahi waasi'ah; innamaa yuwaffas saabiroona ajrahum bighayri hisab Katakanlah (Muhammad), Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu. Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-10
  340. قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ Qul inneee umirtu an a'budal laaha mukhlisal lahud deen Katakanlah, Sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-11
  341. وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ Wa umirtu li an akoona awwalal muslimeen Dan aku diperintahkan agar menjadi orang yang pertama-tama berserah diri. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-12
  342. قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ Qul inneee akhaafu in 'asaitu Rabbee 'azaaba Yawmin 'azeem Katakanlah, Sesungguhnya aku takut akan azab pada hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-13
  343. قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهُ دِينِي Qulil laaha a'budu mukhlisal lahoo deenee Katakanlah, Hanya Allah yang aku sembah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-14
  344. فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُم مِّن دُونِهِ ۗ قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ Fa'budoo maa shi'tum min doonih; qul innal khaasireenal lazeena khasirooo anfusahum wa ahleehim yawmal qiyaamah; alaa zaalika huwal khusraanul mubeen Maka sembahlah selain Dia sesukamu! (wahai orang-orang musyrik). Katakanlah, Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat. Ingatlah! Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-15
  345. لَهُم مِّن فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِّنَ النَّارِ وَمِن تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ۚ ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ ۚ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ Lahum min fawqihim zulalum minan Naari wa min tahtihim zulal; zaalika yukhaw wiful laahu bihee 'ibaadah; yaa 'ibaadi fattaqoon Di atas mereka ada lapisan-lapisan dari api dan di bawahnya juga ada lapisan-lapisan yang disediakan bagi mereka. Demikianlah Allah mengancam hamba-hamba-Nya (dengan azab itu). Wahai hamba-hamba-Ku, maka bertakwalah kepada-Ku. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-16
  346. وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللَّهِ لَهُمُ الْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ Wallazeenaj tanabut Taaghoota ai ya'budoohaa wa anaabooo ilal laahi lahumul bushraa; fabashshir 'ibaad Dan orang-orang yang menjauhi tagut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, mereka pantas mendapat berita gembira; sebab itu sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku, Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-17
  347. الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ ۚ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّهُ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمْ أُولُو الْأَلْبَابِ Allazeena yastami'oonal qawla fayattabi'oona ahsanah; ulaaa'ikal lazeena hadaahumul laahu wa ulaaa'ika hum ulul albaab (yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal sehat. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-18
  348. أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ الْعَذَابِ أَفَأَنتَ تُنقِذُ مَن فِي النَّارِ Afaman haqqa 'alaihi kalimatul 'azaab; afa anta tunqizu man fin Naar Maka apakah (engkau hendak mengubah nasib) orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab? Apakah engkau (Muhammad) akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka? Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-19
  349. لَٰكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّن فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ وَعْدَ اللَّهِ ۖ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ الْمِيعَادَ Laakinil lazeenat taqaw Rabbahum lahum ghurafum min fawqihaa ghurafum mabniyyatun tajree min tahtihal anhaar; wa'dal laah; laa yukhliful laahul mee'aad Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka mendapat kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat pula kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan memungkiri janji(-Nya). Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-20
  350. أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَلَكَهُ يَنَابِيعَ فِي الْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا مُّخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَجْعَلُهُ حُطَامًا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ Alam tara annal laaha anzala minas samaaa'i maaa'an fasalakahoo yanaabee'a fil ardi summa yukhriju bihee zar'am mukhtalifan alwaanuhoo summa yaheeju fatarahu musfarran summa yaj'aluhoo hutaamaa; inna fee zaalika lazikraa li ulil albaab Apakah engkau tidak memperhatikan, bahwa Allah menurunkan air dari langit, lalu diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi, kemudian dengan air itu ditumbuhkan-Nya tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, kemudian menjadi kering, lalu engkau melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal sehat. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-21
  351. أَفَمَن شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِّلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ Afaman sharahal laahu sadrahoo lil Islaami fahuwa 'alaa noorim mir Rabbih; fa wailul lilqaasiyati quloobuhum min zikril laah; ulaaa'ika fee dalaalim mubeen Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-22
  352. اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ Allahu nazzala ahsanal hadeesi Kitaabam mutashaa biham masaaniy taqsha'irru minhu juloodul lazeena yakhshawna Rabbahum summa taleenu julooduhum wa quloo buhum ilaa zikril laah; zaalika hudal laahi yahdee bihee mai yashaaa'; wa mai yudlilil laahu famaa lahoo min haad Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka ketika mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-23
  353. أَفَمَن يَتَّقِي بِوَجْهِهِ سُوءَ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ وَقِيلَ لِلظَّالِمِينَ ذُوقُوا مَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ Afamai yattaqee biwaj hihee sooo'al 'azaabi Yawmal Qiyaamah; wa qeela lizzaali meena zooqoo maa kuntum taksiboon Maka apakah orang-orang yang melindungi wajahnya menghindari azab yang buruk pada hari Kiamat (sama dengan orang mukmin yang tidak kena azab)? Dan dikatakan kepada orang-orang yang zalim, Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-24
  354. كَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ Kazzabal lazeena min qablihim fa ataahumul 'azaabu min haisu laa yash'uroon Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul), maka datanglah kepada mereka azab dari arah yang tidak mereka sangka. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-25
  355. فَأَذَاقَهُمُ اللَّهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ Fa azaaqahumul laahul khizya fil hayaatid dunyaa wa la'azaabul Aakirati akbar; law kaanoo ya'lamoon Maka Allah menimpakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sungguh, azab akhirat lebih besar, kalau (saja) mereka mengetahui. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-26
  356. وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ مِن كُلِّ مَثَلٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ Wa laqad darabnaa linnaasi fee haazal Qur-aani min kulli masalil la'allahum yatazakkaroon Dan sungguh, telah Kami buatkan dalam Al-Qur'an ini segala macam perumpamaan bagi manusia agar mereka dapat pelajaran. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-27
  357. قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ Qur-aanan 'Arabiyyan ghaira zee 'iwajil la'allahum yattaqoon (Yaitu) Al-Qur'an dalam bahasa Arab, tidak ada kebengkokan (di dalamnya) agar mereka bertakwa. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-28
  358. ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَّجُلًا فِيهِ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِّرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ Darabal laahu masalar rajulan feehi shurakaaa'u mutashaakisoona wa rajulan salamal lirajulin hal tastawi yaani masalaa; alhamdu lillaah; bal aksaruhum laa ya'lamoon Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (hamba sahaya) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan, dan seorang hamba sahaya yang menjadi milik penuh dari seorang (saja). Adakah kedua hamba sahaya itu sama keadaannya? Segala puji bagi Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-29
  359. إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ Innaka maiyitunw wa inna hum maiyitunw wa inna hum maiyitoon Sesungguhnya engkau (Muhammad) akan mati dan mereka akan mati (pula). Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-30
  360. ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِندَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ Summa innakum Yawmal Qiyaamati 'inda Rabbikum takhtasimoon Kemudian sesungguhnya kamu pada hari Kiamat akan berbantah-bantahan di hadapan Tuhanmu. Surat Az-Zumar | Tafsir ayat ke-31

Juz ke-23

comments powered by Disqus

Daftar Surat Al-Quran

  1. Al-Fatihah (Pembukaan) 7 ayat
  2. Al-Baqarah (Sapi) 286 ayat
  3. Ali 'Imran (Keluarga Imran) 200 ayat
  4. An-Nisa' (Wanita) 176 ayat
  5. Al-Ma'idah (Hidangan) 120 ayat
  6. Al-An'am (Binatang Ternak) 165 ayat
  7. Al-A'raf (Tempat Tertinggi) 206 ayat
  8. Al-Anfal (Rampasan Perang) 75 ayat
  9. At-Taubah (Pengampunan) 129 ayat
  10. Yunus (Yunus) 109 ayat
  11. Hud (Hud) 123 ayat
  12. Yusuf (Yusuf) 111 ayat
  13. Ar-Ra'd (Guruh) 43 ayat
  14. Ibrahim (Ibrahim) 52 ayat
  15. Al-Hijr (Hijr) 99 ayat
  16. An-Nahl (Lebah) 128 ayat
  17. Al-Isra' (Memperjalankan Malam Hari) 111 ayat
  18. Al-Kahf (Goa) 110 ayat
  19. Maryam (Maryam) 98 ayat
  20. Taha (Taha) 135 ayat
  21. Al-Anbiya' (Para Nabi) 112 ayat
  22. Al-Hajj (Haji) 78 ayat
  23. Al-Mu'minun (Orang-Orang Mukmin) 118 ayat
  24. An-Nur (Cahaya) 64 ayat
  25. Al-Furqan (Pembeda) 77 ayat
  26. Asy-Syu'ara' (Para Penyair) 227 ayat
  27. An-Naml (Semut-semut) 93 ayat
  28. Al-Qasas (Kisah-Kisah) 88 ayat
  29. Al-'Ankabut (Laba-Laba) 69 ayat
  30. Ar-Rum (Romawi) 60 ayat
  31. Luqman (Luqman) 34 ayat
  32. As-Sajdah (Sajdah) 30 ayat
  33. Al-Ahzab (Golongan Yang Bersekutu) 73 ayat
  34. Saba' (Saba') 54 ayat
  35. Fatir (Maha Pencipta) 45 ayat
  36. Yasin (Yasin) 83 ayat
  37. As-Saffat (Barisan-Barisan) 182 ayat
  38. Sad (Sad) 88 ayat
  39. Az-Zumar (Rombongan) 75 ayat
  40. Gafir (Maha Pengampun) 85 ayat
  41. Fussilat (Yang Dijelaskan) 54 ayat
  42. Asy-Syura (Musyawarah) 53 ayat
  43. Az-Zukhruf (Perhiasan) 89 ayat
  44. Ad-Dukhan (Kabut) 59 ayat
  45. Al-Jasiyah (Berlutut) 37 ayat
  46. Al-Ahqaf (Bukit Pasir) 35 ayat
  47. Muhammad (Muhammad) 38 ayat
  48. Al-Fath (Kemenangan) 29 ayat
  49. Al-Hujurat (Kamar-Kamar) 18 ayat
  50. Qaf (Qaf) 45 ayat
  51. Az-Zariyat (Angin yang Menerbangkan) 60 ayat
  52. At-Tur (Bukit Tursina) 49 ayat
  53. An-Najm (Bintang) 62 ayat
  54. Al-Qamar (Bulan) 55 ayat
  55. Ar-Rahman (Maha Pengasih) 78 ayat
  56. Al-Waqi'ah (Hari Kiamat) 96 ayat
  57. Al-Hadid (Besi) 29 ayat
  58. Al-Mujadalah (Gugatan) 22 ayat
  59. Al-Hasyr (Pengusiran) 24 ayat
  60. Al-Mumtahanah (Wanita Yang Diuji) 13 ayat
  61. As-Saff (Barisan) 14 ayat
  62. Al-Jumu'ah (Jumat) 11 ayat
  63. Al-Munafiqun (Orang-Orang Munafik) 11 ayat
  64. At-Tagabun (Pengungkapan Kesalahan) 18 ayat
  65. At-Talaq (Talak) 12 ayat
  66. At-Tahrim (Pengharaman) 12 ayat
  67. Al-Mulk (Kerajaan) 30 ayat
  68. Al-Qalam (Pena) 52 ayat
  69. Al-Haqqah (Hari Kiamat) 52 ayat
  70. Al-Ma'arij (Tempat Naik) 44 ayat
  71. Nuh (Nuh) 28 ayat
  72. Al-Jinn (Jin) 28 ayat
  73. Al-Muzzammil (Orang Yang Berselimut) 20 ayat
  74. Al-Muddassir (Orang Yang Berkemul) 56 ayat
  75. Al-Qiyamah (Hari Kiamat) 40 ayat
  76. Al-Insan (Manusia) 31 ayat
  77. Al-Mursalat (Malaikat Yang Diutus) 50 ayat
  78. An-Naba' (Berita Besar) 40 ayat
  79. An-Nazi'at (Malaikat Yang Mencabut) 46 ayat
  80. 'Abasa (Bermuka Masam) 42 ayat
  81. At-Takwir (Penggulungan) 29 ayat
  82. Al-Infitar (Terbelah) 19 ayat
  83. Al-Mutaffifin (Orang-Orang Curang) 36 ayat
  84. Al-Insyiqaq (Terbelah) 25 ayat
  85. Al-Buruj (Gugusan Bintang) 22 ayat
  86. At-Tariq (Yang Datang Di Malam Hari) 17 ayat
  87. Al-A'la (Maha Tinggi) 19 ayat
  88. Al-Gasyiyah (Hari Kiamat) 26 ayat
  89. Al-Fajr (Fajar) 30 ayat
  90. Al-Balad (Negeri) 20 ayat
  91. Asy-Syams (Matahari) 15 ayat
  92. Al-Lail (Malam) 21 ayat
  93. Ad-Duha (Duha) 11 ayat
  94. Asy-Syarh (Lapang) 8 ayat
  95. At-Tin (Buah Tin) 8 ayat
  96. Al-'Alaq (Segumpal Darah) 19 ayat
  97. Al-Qadr (Kemuliaan) 5 ayat
  98. Al-Bayyinah (Bukti Nyata) 8 ayat
  99. Az-Zalzalah (Guncangan) 8 ayat
  100. Al-'Adiyat (Kuda Yang Berlari Kencang) 11 ayat
  101. Al-Qari'ah (Hari Kiamat) 11 ayat
  102. At-Takasur (Bermegah-Megahan) 8 ayat
  103. Al-'Asr (Asar) 3 ayat
  104. Al-Humazah (Pengumpat) 9 ayat
  105. Al-Fil (Gajah) 5 ayat
  106. Quraisy (Quraisy) 4 ayat
  107. Al-Ma'un (Barang Yang Berguna) 7 ayat
  108. Al-Kausar (Pemberian Yang Banyak) 3 ayat
  109. Al-Kafirun (Orang-Orang kafir) 6 ayat
  110. An-Nasr (Pertolongan) 3 ayat
  111. Al-Lahab (Api Yang Bergejolak) 5 ayat
  112. Al-Ikhlas (Ikhlas) 4 ayat
  113. Al-Falaq (Subuh) 5 ayat
  114. An-Nas (Manusia) 6 ayat

Daftar Juz dalam Al-Quran

  1. Juz ke-1
  2. Juz ke-2
  3. Juz ke-3
  4. Juz ke-4
  5. Juz ke-5
  6. Juz ke-6
  7. Juz ke-7
  8. Juz ke-8
  9. Juz ke-9
  10. Juz ke-10
  11. Juz ke-11
  12. Juz ke-12
  13. Juz ke-13
  14. Juz ke-14
  15. Juz ke-15
  16. Juz ke-16
  17. Juz ke-17
  18. Juz ke-18
  19. Juz ke-19
  20. Juz ke-20
  21. Juz ke-21
  22. Juz ke-22
  23. Juz ke-24
  24. Juz ke-25
  25. Juz ke-26
  26. Juz ke-27
  27. Juz ke-28
  28. Juz ke-29
  29. Juz ke-30
🔝